oleh

Poliwangi Tambah Rangkaian Prestasi Pada Awal Kompetisi

Banyuwangi Berita Oposisi.

Telah berlangsung Penutupan Kompetisi Pariwisata 10 bertempat di Politeknik Negeri Bandung Kamis 25/04/2019. Politeknik Negeri Banyuwangi yang baru pertama kali mengikuti kompetisi ini, meraih juara 1 pada Mata Lomba Tari Tradisional, diantara beberapa Mata Lomba yang 1 Tim terdiri dari 3 mahasiswa.

Satu Tim Lomba Tari dari Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata Poliwangi ini berhasil mengalahkan Tim dari UGM pada posisi juara ke-2 dan tim dari Universitas Trisakti pada posisi ke-3 dari 10 total peserta Tari Tradisional dengan membawakan Tari Seblang Olesari yang merupakan tarian khas dari Banyuwangi.

Kompetisi Pariwisata Indonesia ini telah berlangsung hingga yang ke-10, diikuti oleh sekitar 800 peserta dari seluruh Indonesia. Politeknik Negeri Banyuwangi mendelegasikan 6 mahasiswa untuk 3 kategori lomba. Dalam 3 kategori ini diantaranya:

Tari Tradisional berhasil menjadi juara 1 dengan tim yang beranggotakan Anggun Dwi Aprilia, Sadida Nuriya dan Rian Saputra. Dalam kategori Making Bed, Yudik Apryanto berhasil menjadi finali juara 4 dengan 40 pesaing. Serta dalam kategori Guiding dengan 2 peserta yaitu Tri Ajeng Rizki Ayu Pratiwi dan Haqim Bahreiry Affandi.

“ Kompetisi ini merupakan ajang bergengsi tingkat nasional untuk mengasah kemampuan mahasiswa/mahasiswi seluruh Indonesia. Secera keseluruhan lomba berlangsung solid, sportif, dan kompetitif, ” ungkap ibu Ayu Wanda Febrian dosen pembimbing yang turut mendampingi.

Beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata dan Pliwangi khususnya yang telah mendukung dan berharap dapat mengikuti lomba serupa menyumbang lebih banyak prestasi. (rdy35)

Sumber info :
Koordinator Humas,
Wahyu Naris Wari, S.T., M.T.

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed