oleh

Polres Sumenep Akhirnya Tetapkan 5 Oknum LSM Sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan

Sumenep Oposisi – Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan oleh penyidik, akhirnya polres Sumenep menetapkan Lima oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ditangkap pada selasa 6/11 kemarin sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana pemerasan.

“Lima orang sudah ditetapkan sebagai tersangka”, kata Iptu Taufik Hidayat, KBO Reskrim Polres Sumenep, saat dimintai keterangan dikantornya, rabu 7 November 2018.

Dari ke enam oknum yang ditangkap tersebut, Satu diantaranya masih dilakukan pemeriksaan dan belum dijadikan tersangka oleh polisi, kelima orang tersangka itu diantaranya berinisial MA, IA, AKJ, HH dan AS, dan ada wanita ikut serta.

Dikatakan Taufik, oknum LSM yang ditangkap itu mengatasnamakan dari Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK), mereka diamankan saat hendak melancarkan aksi tindak pidana pemerasan, di jalan Lingkar Barat, Tepatnya di Desa Babalan, Kecamatan Batuan, kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur,

Taufiq mengatakan, terungkapnya perbuatan itu setelah adanya laporan dari salah satu warga Kecamatan Rubaru. Saat itu enam orang mendatangi salah satu Kepala Desa.

Kedatangan mereka menyoal pekerjaan proyek yang disinyalir tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Atas temuan itu mereka mengancam salah satu kepala desa untuk melaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep.

Jika tidak ingin dilaporkan, mereka meminta sejumlah uang kekades sebesar Rp10 juta. Tapi itu baru diberikan Rp 5 juta.

“Namun, sebelum diberikan sisa uang yang diminta oknum LSM itu, keenam orang tersebut langsung diamankan Polisi. Tujuannya untuk kepentingan pribadi dan golongannya”, ungkap KBO.

Saat ini keenam orang yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan, guna mendalami kasus tersebut. Kelima orang itu dijerat dengan Pasal 368 dan Pasal 55 KHUHP tentang tindak pidana pemerasan.

Dalam kasus ini Polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Avanza dengan nomor Polisi M 1755 VG, satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi M 6326 ww,
Selain itu juga mengamankan uang sebesar Rp 4,7 juta dan sejumlah HP yang milik keenam oknum tersebut. ( mrw )

34Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed