oleh

PSB Bawa Salam Duka Dari 1200 KK Warga Banyuwangi Korban Gempa Tsunami Di Palu

-Sosial-97 views

Banyuwangi Oposisi.co.id

Pada berita media sebelumnya Paguyuban Seni Banyuwangi (PSB) yang dipandegani oleh Teddy Anugrianto, SH. Gencar galang dana dengan cara konser amal alias ngamen di beberapa wilayah di Banyuwangi untuk bisa membantu korban Gempa dan Tsunami di Sigi, Palu, Donggala Sulawesi Tengah.

Tim Paguyuban Seni Banyuwangi (PSB) Saat membagikan/memberikan bantuan kepada Mayoritas Warga Banyuwangi terkena Gempa tsunami.

Yang selanjutnya perolehan dana tersebut pada Tanggal 15 Oktober 2018 disampaikan langsung oleh Paguyuban Seni Banyuwangi ( PSB ) kepala rombongannya adalah Teddy alias UT.

“Alhamdulillah mas, amanah warga Banyuwangi yang dititipkan melalui PSB lewat konser amal yang kita lakukan di jalanan terkumpul sebanyak 40 juta rupiah sudah sampai ke tangan korban Gempa dan Tsunami di Palu. Saya dan rekan – rekan Paguyuban Seni Banyuwangi mengucapkan terima kasih atas partisipasinya. Apa yang diberikan walau tidak seberapa, paling tidak bisa membuat mereka tersenyum mas,” ucap UT saat ditemui di kediamannya Kantor Managemen Ravi Vision Wonosobo.

Tedy.UT (tengah) bersama ke 7 personil PSB yang berangkat ke Lokasi Gempa Tsunami Palu, Sigi dan Dunggala Sulawesi Utara.

Rombongan PSB yang terdiri 8 orang diantaranya Teddy alias UT sendiri, Pilok, Swalono, Mbah Buh, Olif, Vira, Tasya, dan Rania itu. Langsung menuju lokasi pengungsian korban bencana yang dihuni khusus warga Banyuwangi. Tepatnya mereka berada di Kampung Junuge dan Lolu yang 90 % adalah warga Banyuwangi. Diperoleh informasi menurut UT ternyata ada 1200 Kepala Keluarga warga Banyuwangi kehilangan tempat tinggal akibat Gempa dan Tsunami. Ternyata rombongan pertama dari Banyuwangi yang sambangi korban Gempa dan Tsunami ke Palu adalah PSB. Dan setelah itu ada rombongan Banyuwangi yaitu dari BSI.

Warga Banyuwangi yang terdampak langsung Gempa Tsunami,saat mendengarkan Tedy.UT memberikan suport.

Dihadapan para pengungsi Teddy alias UT memberi suport untuk tetap semangat dan tabah. Kepada mereka menurutnya disampaikan bahwa dirinya dan rekan – rekan PSB akan mendorong dan mengajak warga Banyuwangi peduli.

“Saya dan PSB secara tidak langsung menyampaikan salam duka dari saudara – saudara kita warga Banyuwangi yang kehilangan tempat tinggal akibat Gempa dan Tsunami. Saya mengajak kepada siapapun warga di Banyuwangi, mari bersama – sama sisihkan rejeki kita untuk saudara kita 1200 KK yang ada di Palu. Mereka dalam duka dan kesedihan yang sangat dalam ini. Oleh karena itu dan rekan PSB akan terus lakukan kegiatan konser amal cari dana dengan program selanjutnya bisa membantu buatkan rumah tinggal sementara untuk mereka. Saya seperti tidak mampu berkata apa – apa lagi mas, gak sanggup membayangkan kesedihan yang menimpa mereka mas, ” jelentrehnya dengan mimik wajah yang larut dalan kesedihan.

Ditambahkan oleh Teddy alias UT bahwa langkah selanjutnya dalam penggalangan dana, selain mengadakan konser amal di wilayah Banyuwangi. Juga akan melakukan konser amal di Samarinda Kalimantan Timur. Hal itu karena saat keberangkatan ke Palu UT bersama rombongan sempat transit di Balikpapan, dan bertemu dengan Ikawangi yang ada di Kalimantan. Diceritakan sedikit terjadi salah faham dikira rombongan Teddy alias UT dan PSB mengaku – ngaku orang Banyuwangi yang ujung – ujungnya minta – minta.

Namun setelah Ikawangi yang ada di Samarinda benar – benar mengetahui siapa Teddy UT dan rombongannya. Akhirnya keluarga besar Ikawangi yang ada di Samarinda justru apresiasi dan minta kepada UT dan PSB untuk melakukan konser amal di Samarinda. Dan untuk itu keluarga besar Ikawangi Samarinda sanggup membiayai keberangkatan Paguyuban Seni Banyuwangi ( PSB ) ke Samarinda. (rdy35/eta).

49Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed