oleh

Raker Bappeda, Gubernur NTT Dorong Pengembangan Budaya

Beritaoposisi.co.id , Kupang – NTT. – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Nusa Tenggara Timur, menggelar rapat kerja (Raker).Raker yang dihadiri seluruh Kepala Bappeda  Se-NTT  berlangsung di Hotel Neo Aston Kupang Rabu (06/3/2019).

Dalam rapat, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah harus berperan aktif dalam mempercepat pertumbuhan pembangunan daerah dan harus mampu melihat potensi dan persoalan yang ada di daerah. Ia juga menguraikan perencanaan harus dilakukan secara holistik, tentunya para investor tertarik untuk menanamkan modalnya jika ada perencanaan yang terarah.

“Ketika kita berbicara tentang pariwisata, kita tidak sedang mengabaikan pertanian, peternakan, perikanan dan bidang lainnya. Bidang bidang tentunya penting sebagai rantai pasok utama pariwisata. Bappeda harus bisa mendesain bagaimana menciptakan lingkungan yang bersih dan rancang kemampuan berbahasa Inggris yang baik.” Ungkap Viktor.

Pada kesempatan ini Viktor juga menantang para kepala Bapeda se-NTT untuk merancang kegiatan festival budaya setiap tahunnya.

“Saya harapkan rapat ini dapat mendorong kegiatan seperti itu. Saat festival semua peserta wajib pakai sarung tenun NTT. Anak sekolah, mahasiswa, wartawan dan semua yang hadir pakai tenun daerah. Kopi yang disuguhkan dalam acara juga harus kopi asal NTT. Bisa dibayangkan pertumbuhan dan pendapatan masyarakat dari kegiatan itu pasti sangat luar biasa”. Papar Viktor.

Ide ide konstruktif Gubernur NTT ini sangat didukung oleh kepala Bappeda se-NTT.

Sementara itu, Plt. Kepala Bappelitbangda NTT Lecky Frederich mengatakan raker bertujuan untuk mengsinkronisasi dan harmonisasi program kegiatan provinsi dan kabupaten/kota se- NTT.

“Target kita untuk tahun 2020 adalah pertumbuhan ekonomi sebesar 6,6 persen, pertumbuhan inflasi 3 sampai 3,6 persen, indeks Gini 0,34 , indeks pembangunan manusia 63,35, angka kemiskinan turun menjadi 16 persen, usia harapan hidup rata-rata 66,9 tahun, Peringkat Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah secara Nasional (LPPD) berada pada urutan 18”. Papar Lecky. ( Tra99)

5Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed