oleh

Sekilas Pandang Michael Mau Bergabung Ke Partai Politik

Banyuwangi Oposisi.co.id

Pada Live RAVI Channel 04/03/2019 Senin malam dalam program “Satu Jam Labih Dekat” yang dipandu oleh Host Komedi Cemple, Gandul dkk. Management RAVI Vision melalu Tim Kreativnya sengaja mengundang tokoh Partai Demokrat yaitu Michael Edy Hariyanto, SH.

Dengan sedikit kocakan, guyonan Cemple, Gandul dkk berhasil mengungkap cikal bakalnya Michael Edy Hariyanto, SH masuk atau bergabung ke Partai Politik. Yang mana sekarang pria yang akrab dengan sebutan nama Michael menjadi Ketua DPC Partai Demokrat. Karena umpan – umpan manis kedua Host RAVI Channel itu akhirnya Michael mengurai cerita panjang tentang asal muasal ketertarikannya pada dunia Politik.

Michael memulai ceritanya dengan mengatakan, sebenarnya dirinya tidak suka dan tidak tertarik politik – politikan waktu itu. Setiap ada Pemilu Michael hanya tunaikan kewajiban sebagai warga negara ikut mencoblos dan mensukseskan Pemilu saja. Lanjut Michael ceritakan bahwa waktu itu Banyuwangi masih dibawah kepemimpinan Bupati Ratna disebutnya. Dan Michael waktu itu diberi kepercayaan menjadi Ketua Persewangi.

Karena jadi Ketua Persewangi dianggapnya punya massa, maka waktu itu didekati salah satu Caleg diminta untuk membantu pemenangannya. Michael sempat mengaku tidak mau, dengan pertimbangan karena waktu itu banyak punya teman – teman orang politik hindari ketersinggungan. Karena terus didesak oleh temannya yang dari Jakarta yang bahkan temannya itu sengaja kontrak salah satu kamar di AIL menginap sampai Pemilu. Itupun Michael masih jarang mau menemuinya di kamar penginapannya. Merasa tidak enak karena teman dan nginap di AIL akhirnya Michael temui temannya yang dari Jakarta itu.

Dalam obrolannya Michael mengaku kaget setelah mendapatkan paparan hebat tentang politik dari temannya itu. Visi misi yang disampaikannya membuat sedikit demi sedikit mulai membuatnya memahami tentang politik, yaitu ternyata melalui politik bisa menolong rakyat. Dan akhirnya Michael pun mau membantu pemenangan untuk pencalegan temannya itu. Yang singkat cerita temannya sukses dan jadi anggota DPR RI.

Pasca Pemilu Legeslatif lalu Pemilu Pilpres 2009 Michael mengaku didatangi lagi oleh Tim sukses Capres SBY Budiono waktu itu. Michael diminta untuk jadi Timses SBY Budiono, yang pada akhirnya karena memang Michael mengaku mengagumi sosok SBY mau dan singkatnya dijadikanlah Michael sebagai Ketua Tim Sukses Capres SBY Budiono Indonesia Bisa di Jawa Timur. Tapi waktu itu masih belum jadi Ketua Partai Demokrat, dan belum bergabung ke Partai Demokrat.

Nah setelah itu barulah Michael ditawarilah menjadi Ketua Partai Demokrat. Karena Michael tidak tahu bagaimana perpolitikan pikir – pikir dan menanyakan saratnya apa, apa boleh warga keturunan jadi Ketua Partai dsb. Dan setelah dapat jawaban bahwa warga keturunan boleh jadi Ketua Partai dengan penjelasan katanya Partai Demokrat adalah Partai berazaskan Nasionalis Relegius tidak memandang agama, suku yang penting Nasionalis. Barulah Michael mau menerima tawaran jadi Ketua Partai Demokrat yang sampai sekarang dilakoninya.

” Jadi prinsip saya setelah tau tentang apa itu politik, selama seorang warga negara itu mampu dan mau berbuat untuk rakyat, dan setelah saya faham betul bahwa melalui Partai Politik bisa menolong rakyat, maka saya mau jadi Ketua Partai Demokrat sejak itu. Saya sadar karena meski saya seorang Pengusaha bisa membantu rakyat hanya sekedar, tidak bisa selesaikan masalah kebutuahan rakyat jangka panjangnya. Dan ternyata hanya melalui Partai Politiklah saya bisa berbuat dan menolong rakyat, saya pun tekadkan niat masuk Partai Politik untuk menolong rakyat, “ ungkap Michael terkutip pada bagian akhir obrolannya bersama Cemple, Gandul dkk. (rdy35/eta).

17Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed