oleh

Sertifikat 5 Tahun Tidak Kelar – Kelar, Aktivis Luruk Kantor ATR/BPN Banyuwangi

Banyuwangi Oposisi.co.id

Muhammad Helmi Rosyadi aktivis Aliansi Rakyat Miskin ( ARM ), luruk Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten Banyuwangi. Yang mana Helmi menduga telah terjadi kelalaian dalam tugas. Pasalnya pengurusan sertifikat di Kantor ATR/BPN Banyuwangi banyak yang terbengkalai.

Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Kolektif Aliansi Rakyat Miskin (ARM) Muhammad Helmi Rosyadi mengatakan,

” Kami mendapatkan pengaduan dari masyarakat perihal lamban dan buruknya pelayanan pendaftar dan atau balik nama sertifikat. Mujina Lamo telah mengajukan pendaftaran ke Kantor Kementerian ATR/BPN Kabupaten Banyuwangi sejak tanggal 7 Mei 2013 dengan nomer berkas 19563/2013 belum juga terbit, ” kata Helmi Rosyadi yang juga Ketua Gerakan Buruh dan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) Senin (12/11/2018).

Atas peristiwa tersebut maka Helmi akunya mengajak rekan-rekan jurnalis/wartawan. Namun katanya kedatangan Helmi bersama teman-teman tidak mendapatkan pelayanan.

” Ketika saya menanyakan ke bagian informasi saya disuruh datang lagi pada pukul 16.00 WIB. Namun saya menolak. Karena waktu tersebut bukan waktu pelayanan, ” lanjut Helmi keluhnya.

Ditambahkan oleh Helmi aktivis pergerakan yang sering membela hak masyarakat itu. Katanya akan mengadukan tentang ketidak profesional kinerja aparatur Kantor Kementerian ATR/BPN Banyuwangi ke Presiden, Ombudsman, Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

” Buruk dan lambannya kinerja aparatur Kantor ATR/BPN Banyuwangi bukan rahasia umum. Buktinya banyak masyarakat yang mengeluhkan lamanya proses pembuatan sertifikat. Saya menduga banyak ‘oknum’ Kantor ATR/BPN Banyuwangi yang melakukan pungutan liar, “ pungkasnya. (rdy35).

5Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed