oleh

SIDAK REHABILITASI SALURAN SPOOL KOTA , KETUA KOMISI IV DPRD KABUPATEN NGAWI GERAM

“ ROMBONGAN KOMISI IV DPRD NGAWI GERAM MELIHAT REHABILITASI SALURAN SPOOL KOTA  DI DESA BERAN , YANG DI ANGGARKAN DARI  DANA ALOKASI KHUSUS ,TA 2018 SEBESAR RP 397.419.000 YANG DI KERJAKAN ASAL JADI OLEH CV TIRTA BUANA “

LANTAI DASAR NORMALISASI SALURAN , KONDISINYA PENUH LIMBAH KEGIATAN YANG BELUM DI BERSIHKAN

NGAWI BERITAOPOSISI .CO.ID – Kamis 11/10/2018 Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ngawi melakukan Inspeksi Mendadak ( Sidak ) terhadap pembangunan fisik di bawah dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Sidak yang mengagendakan 4 titik tersebut meliputi renovasi gedung DPRD lama, Pembangunan Tugu Gading Kartonyono , Pembangunan Sirkuit Kalimati dan Rehabilitasi Saluran spool Kota di Desa Beran.

Slamet Riyanto .  Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ngawi mengatakan bahwa ada tiga titik yang pengerjaanya normal dan satu titik yang menyisakan catatan. “ Kalo melihat hasil di lapangan dan mendasar pengamatan fisual ada tiga kegiatan yang dikategorikan normal. Yang pertama Renovasi Gedung DPRD Lama, Kemudian  Pembangunan Tugu Kartonyono dan Pembangunan Sirkuit Kalimati.  Dan untuk kaitanya dengan Rehabilitasi Saluran Spool kota di Desa Beran ada beberapa catatan yang harus di tindak lanjuti.”

“Kalo terkait Rehabilitasi saluran spool di  Desa Beran jelas sekali terlihat tidak rapi. Jadi bukan kurang rapi Tapi tidak rapi. Jadi kita harapkan ada perbaikan – perbaikan yang harus dikerjakan sebelum dilakukan serah terima. Dan pada penyerahan nanti sebaiknya dilakukan pembersihan lantainya sehingga kwalitas dari lantai betonnya terlihat dan bisa dinilai.”

PAPAN TRANSPARASI KEGIATAN

Dari pengamatan visual di lapangan terlihat bahwa plat beton yang baru selesai di bangun tampak tidak lurus dan terlihat kembung di sana – sini. Hal itu membuat ekspresi dari Ketua Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ngawi geleng – geleng kepala. “ Harusnya begesting itu menggunakan papan yang tebalnya minimal Delapan MM, kalo pakai yang Tiga MM jelas hasilnya akan seperti ini .” Kata Slamet Riyanto dengan nada sedikit kesal mendengar pengakuan dari salah satu perwakilan rekanan.

Lebih jauh Slamet Riyanto anggota dewan dari Partai Demokrasi Perjuangan Itu mengatakan bahwa perlu pembenahan sebelum dilakukan serah terima. Adapun yang perlu di garis bawahi  adalah persoalan kerapian , Kwalitas, dan volume pekerjaan. ( RYS / YD )

1Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed