oleh

Study Tour SMANDA Singojuruh, Di Aula Graha Sabang Merauke AAU Yogyakarta

Banyuwangi Oposisi.co.id

Siswa – siswi SMA Negeri Darussholah ( SMANDA ) Gumirih Singojuruh Banyuwangi Jawa Timur khususnya Kelas semua jurusan.  Selasa 13/11/2018 sekira pukul 13.00 Wib berangkat menuju Yogyakarta dalam rangka Study Tour.

Sebanyak kurang lebih 238 siswa – siswi SMANDA mengikuti program sekolah yang namanya Study Tour tersebut. Pada Kamis 15/11/2018 kemari siswa – siswi SMANDA Singojuruh sudah berada di Yogyakarta. Sebagaimana disampaikan oleh Bambang Darmanto  selaku Pembimbing dan kepala rombongan, untuk agenda hari ini Siswa – Siswi SMANDA berada di Aula Graha Sabang Merauke AAU Yogyakarta.

” Agenda kegiatan anak – anak hari ini di Akademi Angkatan Udara ( AAU ) Yogyakarta mas. Kami diterima oleh Wakil Gubernur AAU di Aula Graha Sabang Merauke. Adalah harapan dari kegiatan ini bisa menambah wawasan terhadap anak didik tentanv AAU. Dan memotivasi siswa lebih giat dalam belajar, ” ungkapnya via WhatsAap-nya.

Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri Darussholah ( SMANDA ) Singojuruh Mochammad Rifai. Ketika dikomfimasi via selulernya menuturkan bahwa dirinya berikan Kuliah Umum di hadapan para calon Perwira Akademi Angkatan Udara ( AAU ) Yogyakarta.

” Oh ya mas ini baru saja usai Kuliah Umum di depan calon Perwira AU dengan materi penyampaian tentang Tantangan Ke Depan NKRI Dalam Perspektive Penyiapan Sumber Daya Manusia Yang Unggul dan Berkharakter, ” tuturnya dengan singkat dintengah kesibukannya mengawal anak – anak didiknya.

Merupakan suatu kebanggaan dan patut diapresiasi, siswa – siswi SMANDA Singojuruh Banyuwangi. Bisa menambah wawasan dan pengetahuan dari lingkungan luar melalui Study Tour. Lebih – lebih di lingkungan keluarga besar AAU Yogyakarta kali ini, tentunya banyak hal yang siswa – siswi temui dan ketahui. Pengetahuan baru mereka dapatkan yang sebelumnya tidak pernah didapatnya di Banyuwangi.

Sebelumnya pernah dijelaskan oleh Bambang Darmanto, bahwa ada yang beranggapan Study Tour itu hanya rekreasi. Anggapan itu ditepis kalau Study Tour yang dilaksanakan oleh SMANDA tidak seperti anggapan kebanyakan. Menurutnya bisa dicek atau kalau bisa ikut dalam rombongan.

” Siswa – siswi diharuskan ikut kecuali mereka yang tidak mampu secara fisik lakukan perjalanan jauh, suatu misal mabukan atau sakit. Kalau alasan tidak punya sangu tidak ikut, alasan itu tidak kami terima dan harus ikut. Karena managemet sekolah sudah siapkan bagi mereka yang tidak mampu kami bantu, apapun cara kami bersama dewan guru di sekolah mas, ” ungkapnya.(rdy35).

12Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed