oleh

TIM ADVOKAD PEMBELA MARTABAT PROFESI GURU SIAP BELA GURU ARYA

Banyuwangi Oposisi.co.id

PGRI benar – benar serius membantu menangani anggotanya yang dalam menjalankan tugas menghadapi masalah.  Melalui divisi advokasi profesi, PGRI telah menunjuk Tim Advokad dari Peradi Banyuwangi. Tim yang diberi sebutan Tim Pembela Martabat Profesi Guru ini sudah mulai bekerja.

” Kepercayaan yang diberikan oleh PGRI dan LKBH PGRI kepada kami adalah suatu kehormatan, “ ujar Gembong.

Duet antara Gembong AR Ahmad, S.H. dengan M. Ikbal, S.H. beranggotakan tujuh pengacara muda ini akan mengoptimalkan kinerja tim.

” Kasus yang menimpa Guru Arya ini, perlu penanganan serius karena UUnya jelas. Langkah awal,  kami akan mengumpulkan data dan mempelajari dengan detil persoalan sampai tuntas. Tujuh anggota tim kami, masing-masing memiliki keahlian yang saling melengkapi, “ ungkap alumni FH Unej, M. Ikbal.

Ditambahkan oleh M. Ikbal bahwa timnya masih menunggu perkembangan dari hasil penyidikan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian. Harapnya mudah-mudahan saja bisa dimediasi damai lewat meja kepolisian. Tapi jika harus berakhir di meja hijau, timnya akan bekerja secara profesional.

” Selama ini, pengalaman PGRI mendampingi dan membela guru dalam menghadapi masalah terkait dengan tugasnya berhasil meyakinkan, “ ungkap M.Rifai.

Menambahkan keterangan sebelumnya kata Rifai tidak kurang lima belas kasus guru dalam menjalankan tugas profesinya  di Banyuwangi yang berurusan dengan kepolisian. Semuanya selesai, baik dengan sidang maupun tanpa sidang.

” Pengalaman itu menyebabkan PGRI cukup nyali untuk menghadapi setiap tuntutan masyarakat/orang tua murid kepada guru saat menjalan tugas profesi, “ tegas Rifai penuh optimis.

Diakhir penuturannya Gembong menegaskan, ” Tunggu saja Mas, insyaAllah semua akan selesai , “ tegasnya kepada kepada wartawan mengakhiri percakapannya. (rdy35).

13Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed