oleh

Tim DPC Demokrat Banyuwangi, Intens Awasi Rekapitulasi Oleh PPK Muncar

Banyuwangi Berita Oposisi.

Diduga berpotensi terjadinya dugaan pelanggaran dalam bentuk penggelembungan perolehan suara oleh salah satu Caleg Partai tertentu di Daerah Pemilihan ( Dapil ) 3 yang meliputi wilayah Srono, Cluring, Muncar, dan Tegaldlimo. Tim DPC Partai Demokrat Banyuwangi, dalam beberapa hari ini intens pelototi proses rekapitulasi hasil Pemilu oleh PPK.

Sepertinya fokus Tim DPC Partai Demokrat dalam dua tiga empat hari ini Pantauan dilakukan di PPK Muncar yang rumornya dalam kegiatan rekapitulasi kerap terjadi hujan protes dari saksi Partai Demokrat. Pantauan media protes terjadi lantaran beberapa kali ditemukan dugaan penggelembungan perolehan suara Caleg dan Partai tertentu. Semula hanya sebatas anggapan kesalahan yang wajar – wajar saja. Tetapi setelah diketahui kasus yang sama pada perolehan suara Caleg dan Partai yang sama. DPC Partai Demokrat Banyuwangi berikan perhatian serius pada proses rekapitulasi oleh PPK Muncar.

Minggu 28/04/2019 tampak di lokasi rekapitulasi PPK Muncar, Michael Edy Hariyanto, SH Ketua DPC Demokrat sedang serius menyampaikan beberapa persoalan yang terjadi kepada Bawaskab Bagian Penindakan yang akrab dengan sapaan Joyo. Kepada Bawaskab Michael secara detail menceritakan kasus per kasus yang ditemukan termasuk kasus yang ditemukan di beberapa TPS di Kec. Tegaldlimo. Memastikan agar proses rekapitulasi tidak luput dari pantauan dan berjalan transparan, kader – kader Partai Demokrat turut hadir dan dengan tertib mengikuti jalannya rekapitulasi oleh PPK.

Sementara Joyo Bawaskab Bagian Penindakan ketika dikonfirmasi memanggapi permasalahan yang diduga terjadi pelanggaran dugaan penggelembungan perolehan suara menuturkan.

” Kalau yang di Desa Sumberberas kemarin itu sudah diselesaikan dengan cara dilakukan hitung ulang. Dan disesuaikan antara hasil Plano dengan C1 yang diterima oleh saksi – saksi, karena memang yang benar itu yang ada di Plano itu, “ tuturnya.

Berikut ketika ditanyakan langkag apa yang harus ditempuh oleh salah satu peserta Pemilu yang merasa tidak puas atau keberatan dengan hasil rekapitulasi oleh PPK.

” Ya monggo nanti di rekap KPU Kabupaten bisa mengajukan keberatan, nanti kita sandingkan data hasil pengawasan kita di yang diduga TPS bermasalah. Kita kan juga punya data hasil pengawasan sesuai jajaran kita. Kita kan punya jajaran di TPS, di Desa juga punya pengawasan Desa. Jadi nanti kita sandingkan temuan – temuan itu dengan hasil pengawasan kita, itu yang pertama. Yang ke dua kalau memang tetap tidak puas nanti kalau sudah ditetapkan secara nasional perolehan suara parpolnya dan ada partai politik atau peserta Pemilu merasa tidak puas dengan hasilnya. Bisa menggugat di MK ( Mahkamah Konstitusi ) terkait hasilnya, itu yang bisa ditempuh, “ urainya.

Ketika ditanya apakah monitor adanya salah satu TPS di Desa Kedugringin Muncar yaitu TPS : 20 yang menggunakan Kardus kemasan Mie Instan dan kemasan Air Mineral. Joyo Bawaskab mengaku tidak mengetahui adanya kejadian tersebut, dan berjanji akan melakukan klarifikasi pada pihak yang terkait. Di lokasi rekapitulasi juga terlihat beberapa aparat Kepolisian Sektor Muncar kerja keras melakukan pengamanan dan kawal proses rekalpitulasi. (rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed