oleh

TINGKATKAN PEREKONOMIAN DESA DENGAN MENGOPTIMALISASI BADAN USAHA MILIK BUMDES

Beritaoposisi.co.id Ngawi, -Pemerintahan Desa Jeblogan,Kecamatan Paron,Kabupaten Ngawi terus melakukan optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna memperkuat perekonomian desa. Pembentukan BUMDes juga berdasarkan kebutuhan dan potensi desa.

Menurut Ketua BUMDes DADI MULYO Supriyanto pembangunan desa menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Presiden Jokowi beberapa tahun belakangan ini.

Tujuannya, untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan desa melalui kucuran anggaran dana desa dan sejenisnya.

“Ini demi peningkatan pelayanan publik di desa, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa serta memperkuat masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan,” terang Supriyanto

Untuk itu, dia mendorong perangkat desa terkait memacu pengelolaan BUMDes dengan baik di seluruh desa. Diharap menjadi jawaban atas teroboson yang ada di desa jeblogan.

Baginya, BUMDes DADI MULYO harus menjadi motor penggerak dan penopang perekonomian desa. Menurutnya, kucuran dana desa dapat digunakan untuk mendirikan BUMDes.

“BUMDes sebagai lembaga ekonomi masyarakat. Perannya cukup strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di pedesaan, BUMDes DADI MULYO bertujuan untuk meningkatkan usaha masyarakat, menciptakan peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan dan pengembangan ekonomi ekonomi desa, serta meningkatkan pendapatan desa,” paparnya.

“Visi pemerintah kabupaten Desa Jeblogan yaitu mewujudkan pemerintahan desa yang amanah yang maju dan sejahtera,Desa Jeblogan¬†yang meletakkan pembangunan ekonomi masyarakat berbasis desa, BUMDes dinilai nantinya akan memperkuat perekonomian desa.

BUMDes merupakan Lembaga Usaha Desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa. Selain itu, BUMDes merupakan pilar kegiatan ekonomi di desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial (social institution) dan komersial (commercial institution),” jelasnya.

Saat ini, BUMDes DADI MULYO yang sudah berjalan dari tahun 2018 dengan modal awal 44jt mampu membuat PAMSIMAS dengan sambungan air 318 ke warga dan di 2019 yang mendapatkan tambahan modal dari pamsimas tersebut bertambah modal menjadi 300jt dengan tambahanan sambungan air 101.

“BUMDes¬† Dadi Mulyo sebagai lembaga sosial berpihak kepada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial. Sedangkan sebagai lembaga komersial bertujuan mencari keuntungan melalui penawaran sumberdaya lokal (barang dan jasa) ke pasar. Dalam menjalankan usahanya prinsip efisiensi dan efektifitas harus selalu ditekankan,” Supriyanto(Adv/desa jeblogan/yn)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed