oleh

TKI Meninggal Dunia Di Hongkong Tidak Terima Asuransi

Banyuwangi Oposisi.co.id

Warga Desa Pesanggaran Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi bernama Dian Elise. Mengais rejeki dengan menjadi Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) di luar negeri tepatnya di Hongkong. Dian Elise berangkat ke Hongkong melalui Agen Penyalur Tenaga Kerja PT ” X ” pada tahun 2016.

Finish Kontrak diketahui dari dokumen – dokumennya, Dian Elise melanjutkan kontrak kerjanya di Hongkong sebagai TKI melalui PT. Fortunatama Insani. Belum satu tahun kabarnya Dian Elise sebagai TKI hembuskan nafas terakhir di sebuah Rumah Sakit Hongkong Hospital Autority Tanggal 12 Agustus 2018. Dian Elise meninggalkan suami dan seorang anak kecil usia 7 tahun.

Sayangnya ada sesuatu hal yang membuat keluarga dan ahli waris dari Almarhumah Dian Elise kecewa. Selain rasa duka yang mendalam keluarga dan ahli waris belum memperoleh kejelasan tentang jaminan asuransi atas Dian Elise selaku TKI.

Suami Almarhum Dian Elise Mohammad Bahrul Ulum dalam konfirmasinya menyampaikan kepada awak media. Bahwa istrinya tidak menerima uang asuransi hanya menerima tunjangan saja senilai 5 juta diserahkan oleh petugas dari BNP2TKI. Dan dari sponsor yang namanya Hartik senilai 1,8 juta pengganti uang tiket.

“Saya menerima informasi dari agen Hongkong, katanya TKI yang kerja di Hongkong tidak dapat asuransi. Waktu saya diminta melengkapi persyaratan antara lain Surat Keterangan Miskin, Foto copy KK, Buku Nikah, dan Surat Keterangan ahli waris. Saya tanya, ini bantuan dari mana dijawab dari BNP2TKI ya uang yang lima juta itu pak , ” kata pria yang akrab dipanggil Ulum itu.

Sebagai refrensi awak media coba mencari informasi terkait TKI yang meninggal di negara tempat kerjanya. Yaitu pada  PT ” X ” yang juga bergerak dibidang pengiriman Tenaga Kerja ke luar negeri, dijelaskan bahwa setiap TKI yang berangkatnya dengan cara resmi maka akan mendapatkan jaminan asuransi. Dan itu tercantum dalam Job Order ( JO ) nya. Namun katanya tergantung kesigapan dan skil Agennya.

Sementara Suliono ayah dari Almarhum Dian Elise mengaku bahwa mengurusi administrasi terkait anaknya melalui seseorang inisial ” KR ” alamat Jajag. Mungkin setelah mendengar informasi beberapa sumber bahwa TKI yang meninggal dunia dapat asuransi. Maka Suliono menghubungi kerabatnya yang dianggap faham betul tentang urusan TKI.

Sampai dilansirnya berita ini awak media belum mendapatkan konfirmasi dari BNP2TKI dan pihak PT yang mengirim Dian Elise ( Almarhum ) ke Hongkong. Salah satu kerabat dari keluarga Almarhum ” ST ” mengaku akan telusuri kebenarannya kenapa hak asuransi atas Dian Elise ( Almarhum ) tidak diterimakan kepada ahli waris….Bsbng. ( rdy35/eta ).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed