oleh

TMMD 102 : Untuk Menjadi Megah Tentunya Tidak Namun, Untuk Menjadi Layak Huni

Probolinggo Oposisi , – Kegiatan TNI TMMD 102 untuk membangun desa yang masuk pada tahap Pra atau persiapan semakin tambah gencar (30/5). Pembangunan jalan terus berlanjut tanpa henti dan disambung dengan renovasi rumah Bapak Sujak.

Beberapa hari yang lalu di rumah Munai sekarang pindah ke rumah bapak Sujak pelaksanaan renovasinya.

Antara TNI dan warga dengan kebersamaan berbenah membangun

Rumah yang berdiri dengan dinding kulit bambu dan beralas tanah dan sangat tidak layak huni berukuran 6.7 x 4.7 meter sudah kena jadwal renovasi.

Bapak Sujak dengan pekerjaan srabutan tidak menetap dengan penghasilan yang belum juga pasti setidaknya turut meringankan beban pikiran akan kelayakan tempat tinggalnya.

Sedikit demi sedikit bangunan lama dipugar dan digantikan dengan pondasi dan bahan bata merah. Danramil 24/Krucil saat dijumpai di lapangan karena kecamatan Tiris adalah wilayah binaannya menyampaikan, “Untuk menjadi megah tentunya tidak. Namun, untuk menjadi hunian layak adalah target utama bagi keluarga yang tidak mampu dalam program TMMD”. Setidaknya ada 10 rumah dan 2 mushala yang akan dibangun.

Kerjasama dan koordinasi yang baik juga ditunjukan oleh Dinas Pemerintah Daerah yang menangani perumahan dan pemukiman (Perkim). Penentuan target/sasaran atas kerja tim dan kelayakan suatu bangunan adalah institusi yang paham dengan segala pertimbangannya.

Kita (TNI) yang bagian “eksekusi” kerja dengan melibatkan masyarakat. Pelibatan masyarakat dengan harapan bahwa nilai-nilai kebersamaan atau gotong royong masih tetap terjaga.

“Anak-anak kita minimal tahu dan melihat apa yang selalu ditulis dalam buku pelajarannya tentang kata gotong royong”, tegas Perwira Seksi Teritorial, Kapt Kav Nasrokin (anis)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed