oleh

Tradisi Relegi Saling Undang Pada Peringatan Hari Kelahiran Nabi

-Sosial-39 views

Banyuwangi Oposisi.co.id

Seluruh ummat Islam di bulan November 2018 serempak memperingati  hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. Yang mana menurut sejarah islam diketahui bahwa hari kelahiran Nabi Muhammad Saw tepat pada tanggal 12 Robiul Awal. Yang oleh ummat islam lazim dengan sebutan Maulidun Nabi, dan sebagian menyebutkan dengan bahasa yang lebih gampang lagi yaitu bahasa Jawa Banyuwangian Muludan.

Seperti yang terlihat di Dusun Wijenan Lor Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Banyuwangi Selasa 20/11/2018. Warga muslim Dusun Wijenan Lor tepatnya di Masjid Baiturrohman, undang Warga Dusun Wijenan Kidul dan membacakan Berjanji bersama – sama. Hadir Kepala Desa Singolatren Apandi dan Salimi anggota DPRD yang kebetulan juga warga Dusun Wijenan Kidul. Kedua Warga di dua Dusun tersebut sejak turun – temurun gunakan momentum Maulid Nabi sebagai sarana memperkuat silturrahmi dan ukuwah islamiah.

Yang mana sebelumnya Warga Dusun Wijenan Lor hadiri undangan warga Dusun Wijenan Kidul. Tradisi yang sudah berjalan setiap usai acara pembacaan Berjanji atau Asrokolan istilah Jawanya. Tamu lain Dusun pulang dibekali oleh – oleh makanan yang umum dikenal dengan istilah ” berkat atau ancakan “. Hari ini tiba giliran warga muslim Dusun Wijenan Lor menghormati warga muslim Dusun Wijenan Kidul.

Seperti biasa rangkaian acara tuan rumah menyambut kedatangan tamu diwakili Panitia dan Pengurus Takmir. Pada moment tersebut Kepala Desa Singolatren Apandi diberi kesempatan memberikan sambutan. Dalam sambutannya Kades Apandi berharap tradisi anjang sana pada setiap peringatan hari lelahiran Nabi tetap berjalan dengan baik. Karena tradisi tersebut menurut Kades Apandi adalah sarana untuk memperkuat tali silaturrahmi, kerukunan, persatuan dan kesatuan sesama ummat muslim.

Setelahnya pembacaan Berjanji (Asrokolan) dilanjutkan dengan tausiah oleh seorang Ustad yang sengaja diundang oleh Panitia. Untuk memberikan siraman rohani dengan harapan kegiatan memperingati Maulid Nabi bermanfaat. Diakhir acara para tamu undangan satu per satu oleh Panitia dalam hal ini Remaja Masjid dibekali ” berkat atau ancakan ” sebagai tali asih dan ucapan terima kasih. Hal yang sama sebelumnya dilakukan oleh warga muslim Dusun Wijenan Kidul terhadap warga muslim Dusun Wijenan Lor. (rdy35).

15Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed