oleh

Tumpas Narkoba 2019 Polsek Songgon Berhasil Ungkap 2 Pengedar Pil Trex

Banyuwangi Oposisi.co.id

Seprtinya Polsek Songgon menunjukkan keseriusannya untuk memberantas peredaran Narkoba di Kecamatan Songgon Banyuwangi. Beberapa kali para pelaku pengedar Pil haram di wialayah Songgon tak diberi ampun bila tercyduk Polsek Songgon.

Satu contoh persoalan yang sama terjadi pada Sabtu 26/01/2019 sekira pukul 14.00 Wib, Polsek Songgon telah mengamankan 2 orang laki-laki yang diduga kuat telah memperjual belikan Pil Trihexyphenidyl (Trex). Hal tersebut berkat sinergi dengan masyarakat yang kuat, sehingga atas dasar LP/06.A/I/2019/Jtm/Res. Bwi/Sek. Songgon Tanggal 26 Januari 2019. Para terduga pelaku ditangkap oleh Satpolsek Songgon.

Adapun terkonfirmasi kronologis kejadian dari Kapolsek Songgon melalui Kanit Reskrim Aiptu Subhakti, SH. Bahwa pada hari dan tanggal tersebut diatas, anggota Polsek songgon mendapat informasi dari masyarakat. Kemudian Unit Reskrim Polsek songgon dipimpin dirinya ( Kanit Reskrim) sendiri mengamankan seorang laki – laki bernama Eko Suprapto yang kedapatan membawa 10 butir tablet Trihek. Saat itu juga dilakukan introgasi ternyata diperoleh informasi barang tersebut mendapatkan dari disebutnya nama Abdullah Romadoni.

Atas informasi dari Eko Unit Reskrim langsung bergerak melakukan pemangkapan terhadap Abdullah Romadoni di Dusun Sambungrejo Rt.01 Rw.02, Desa Bayu Kec. Songgon Banyuwangi. Darinya didapatkan barang bukti ( BB) berupa 39 butir Trihek yang dibungkus dalamĀ plastik ukuran kecil dan dimasukkan dalam bungkus rokok Smpoerna Mild. Selain itu juga diamankan 1 Unity Hp yang berisi chat, uang kertas pecahan Rp. 50.000 hasil penjualan Trihek.

Untuk pengembangan informasi dilakukan introgasi pada yang bersangkutan, ternyata barang tersebut didapat dari sesorang disebutnya nama Sudarmawan alamat Dusun Sambungrejo Rt.01 Rw.03, Desa Bayu, Kec. Songgon Banyuwangi. Kepada Sudarman selanjutnya juga dilakukan penangkapan. Dan dari Sudarman didapat BB 1 UnitĀ  Hp yang berisi chat dengan Abdulah Romadoni. Usut bin usut dalam introgasi diperoleh pengakuan mendapatkan barang tersebut dari Jember yang tidak dikenali namanya.

Lanjut menurut Kanit Reskrim Subhakti, SH bahwa terduga pelaku diduga dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar / pasal 197 sub 196 uu RI No.36 th 2009 ttg kesehatan. Lebih rinci lagi BB yang berhasil disita petugas dijelaskan antara lain 39 butir tablet Trihek, 1 bungkus rokok kosong, 1 Unit Sepeda Motor, Uang tunai Rp.150.000, 2 (dua) Unit Hp, 10 butir tablet Trihek, 1(satu) lembar uang tunai Rp 20.000, Plastik cetik yang berisikan 10 butir Pil Trihek

Untuk proses hukum lebih lanjut, para terduga pelaku penhedar seidian farmasi tampa ijin tersebut. Terpaksa harus sepanjang hari sepanjang malam rapat kecil di dalam sel tahanan Polsek Songgon membahas nasibnya. (rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed