oleh

Warga Ds. Sragi Terima Bantuan Program RTLH Tahap XV Tahun 2019

Banyuwangi Oposisi.co.id

Tiga orang warga Ds. Sragi Kec. Songgon Banyuwangi di antaranya Bu Asanah warga Dsn. Krajan 03/02 Sragi, Pak Suparno 02/01 dan Bu Suparni warga Dsn. Bongkoran 01/02 Sragi. Adalah penerima manfaat dari Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) Tahap XV Tahun 2019.

Yang mana informasinya program kerakyatan tersebut merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kodan V / Brawijaya Wilayah Kodim 0825 / Banyuwangi. Jumat 15/03/2019 ketiga warga Ds. Sragi yang bernasib mujur itu Jumat 15/03/2019 menerima Kunci bangunan rumahnya yang sudah dibedah dan layak huni serta menerima bingkisan sembako.

Penyerahan Kunci dan pemberian bingkisan kepada Bu Asanah, Pak Suparno, dan Bu Suparni dilakukan oleh jajaran Forpimka Songgon di antaranya Camat Songgon Kunta Prastawa, Danramil Songgon Kapten Rakup, dan Kapolsek Songgon AKP Bakin, SH. Kehadiran para petinggi di wilayah Kec. Songgon tersebut didampingi oleh para Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat dan personil TNI POLRI lainnya.

Sebagai tuan rumah Kepala Desa Sragi Hartono beserta para Kepala Dusun menyambut dan mengawal jajaran Forpimka Songgon pada kegiatan kemanuisaan tersebut. Kepada awak media Kades Hartono menuturkan.

” Saya atas nama Pemerintah Desa dan atas nama warga penerima manfaat program RTLH di desa Sragi. Mengucapkan terima kasih kepada Pak Danramil, Pak Kapolsek, dan Pak Camat, berkat kerjasama atau sinergi yang kuat beliau – beliaunlah juga para Babinsa dan Bhabinkamtibmas semua ini bisa terwujud. Semoga ke depan program ini bisa berjalan terus dan menyasar warga Sragi yang betul – betul membutuhkan yang belum terkafer oleh program bedah rumah Pemerintah Desa, “ tutur Kades Hartono.

Salah satu dari ketiga warga Ds. Sragi penerima manfaat program RTLH Pak Suparno ketika dikonfirmasi mengatakan. Bahwa dirinya benar – benar merasa senang dan bahagia sekali setelah rumahnya diperbaiki dan layak huni. Pak Suparno mengaku bahwa selama ini punya keinginan memperbaiki rumahnya. Namun karena hidupnya yang pas pasan. Tidak bisa menyisihkan rejekinya untuk perbaiki rumahnya. (rdy35/eta).

29Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed